Puluhan Siswa SD Kerjakan Soal Ujian di Ruangan Rusak
Senin, 11 Mei 2009 18:01 WIB
Penulis : Liliek Dharmawan
PURWOKERTO—Media Indonesia.Com: Sebanyak 27 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah, terpaksa mengerjakan soal ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) di ruang kelas yang kondisinya membahayakan.
Plafon ruang kelas yang mereka pakai ujian harus ditopang dengan bambu supaya tidak roboh ambruk. Sebagian besar siswa yang mengikuti UASBN di sekolah setempat mengaku khawatir sewaktu-waktu atap ambruk.
"Rasa khawatir memang ada. Tetapi memang hanya ruangan ini yang dapat digunakan," kata Arum, 12, salah seorang siswa SD tersebut. Siswa di sekolah tersebut dibagi dalam dua ruangan. Namun, kedua ruangan itu sama-sama rusak dan atapnya ditopang dengan babmbu supaya tidak ambruk.
"Sebetulnya ruangannya memang tidak representatif, karena tentu bisa menangganggu konsentrasi siswa. Tetapi bagaimana lagi, tidak ada tempat lainnya. Makanya, kita tetap menggunakan ruangan kelas tersebut," ujar Kepala SD Negeri II Pabuwaran Suci Rahayu.
Menurutnya, pihaknya telah mengusulkan perbaikan atas ruang kelas yang rusak itu kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas. Namun, sampai sekarang belum terrealisasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Banyumas Srie Yono mengatakan jumlah siswa SD yang mengikuti UASBN di kabupaten setempat sebanyak 26.969 siswa SD dan madrasah.
"Untuk tahun ini, kami mentargetkan lebih dari 98 persen siswa SD di Banyumas bakal lulus. Tahun lalu saja persentase kelulusan mencapai 98 persen. Kami memang tidak berani menargetkan kelulusan 100 persen," ujarnya. (LD/OL-01)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar